Wealth Wisdom ke-6 Permata Bank; Hidup yang Lebih Kaya, Bermakna & Esensial

0
106

Jakarta,- Baru-baru ini (13/8), bertempat di Level 8th Glass House, The Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, PermataBank kembali mengadakan acara Press Conference Wealth Wisdom yang keenam, mengangkat tema: Mindfully Wealthy in 21st Century. Wealth Wisdom merupakan acara tahunan PermataBank yang memberikan sebuah perspektif berbeda akan esensi dari kekayaan dan kebahagiaan yang seutuhnya. Konsisten memaknai kekayaan dan kebahagiaan secara lebih baik dari tahun ketahun membuat Wealth Wisdom bertransformasi menjadi sebuah medium yang peduli dan mewadahi kebutuhan informasi yang selalu relevan disetiap masanya.

Opening speech dari Sarjito selaku Deputi Konsumerisme, Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Press Conference dihadiri oleh narasumber Djumariah Tenteram – Retail Banking Director, Sarjito selaku Deputi Komisioner, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Glenn Ranti – Head of Marketing Communications, Adjie Santosoputro – Emotional Healing & Mindfulness Expert, dan Susan Bachtiar – Selebriti yang akan membahas mengenai Wealth Wisdom 2019 secara lengkap.

Wealth Wisdom 2019: Mindfully Wealthy in 21st Century menghadirkan kelas-kelas yang komperhensif serta edukatif untuk menyampaikan beragam pesan yang berkaitan dengan sikap mindful yang diharapkan meningkatkan kekayaan hidup yang sesungguhnya. Terdapat lebih dari 39 sesi kelas inspiratif, 7 workshop, music performance dan movie screening dengan lebih dari 70 pembicara ternama yang akan memberikan paparan dan isu-isu terkini yang sering dihadapi oleh masyarakat metropiltan melalui sharing ilmu dan pengalaman mereka. Beberapa pembicara yang akan mengisi kelas-kelas Wealth Wisdom 2019 diantaranya adalah; Nadya Hutagalung, Reza Gunawan, Axton Salim, Desi Anwar, dan James Prananto.

Opening speech dari Ibu Djumariah Tenteram selaku Retail Banking Director PermataBank

Djumariah Tenteram – Retail Banking Director mengatakan,”Di era percepatan seperti saat ini, pengelolaan kekayaan yang tepat harus disajikan dalam cara yang semakin relevan bagi masyarakat masa kini. Sesuai dengan tema yang diangkat dalam acara Wealth Wisdom tahun ini, PermataBank membahas mindfull secara menyeluruh dari berbagai aspek serta industri dengan menghadirkan berbagai tokoh inspirasional dan berkompeten dibidangnya. Hal ini merupakan salah satu wujud kepedulian dari PermataBank terhadap isu terkini dan membuat Wealth Wisdom menjadi wadah edukasi yang menginspirasi kekayaan dan kebahagiaan lintas generasi”

Data dari riset PermataBank yang dilakukan ditiga kota besar di Indonesia, menyatakan bahwa, 3 dari 4 orang sering melakukan beberapa pekerjaan sekaligus dalam satu waktu. Riset ini membuktikan adanya kompleksitas yang dihadapi masyarakat metropolitan saat ini untuk dapat memenuhi apa yang mereka inginkan dan mempercepat segala prosesnya. Data lainnya menyatakan era disrupsi teknologi juga mempengaruhi tingkat intimasi kepada sesama, hampir 70% orang menggunakan smartphone pada saat makan bersama keluarga. Hal ini membuat kehangatan berkumpul bersama orang tercinta perlahan menjadi memudar.

Narasumber melakukan sesi chit-chat dalam acara Press Conference Wealth Wisdom 2019

Membahas mengenai media sosial, Indonesia terkenal dengan masyarakatnya yang senang berbagi lewat jejaring sosial ini, didapatkan data sebanyak 62% masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan untuk menggunakan media sosial selama setidaknya 4 jam dalam sehari. Hal ini tentunya membantu Informasi tersebar secara masif dan menimbulkan tren FOMO (Fear Of Missing Out), terbukti dari 2 dari 3 orang sebisa mungkin akan melakukan berbagai aktifitas yang sedang kekinian, secara tidak langsung tren ini telah menimbulkan rasa ketakutan akan ketinggalan sesuatu yang sedang tren dimasanya.

Berbagai kondisi tersebut membuat masyarakat modern harus benar – benar bisa bijak menyikapi semua hal yang terjadi di era percepatan saat ini untuk dapat mempertahankan kualitas hidupnya. Jangan sampai setiap perkembangan yang ada tidak disikapi dengan tepat sehingga menyebabkan kondisi kesehatan mental dan fisik menjadi terganggu, terlebih membuat makna dari kekayaan yang dimiliki pudar secara perlahan. PermataBank memaknai kekayaan menjadi enam pilar yaitu;

  1.  relationship
  2. social giving
  3. health
  4. money
  5. spirituality
  6. experience

Enam pilar tersebut yang membuat PermataBank percaya, bahwa ada faktor lain yang perlu dijaga selain materi dalam memaknai kekayaan yang sesungguhnya.  

Semua kelas dibuat secara menarik dengan gaya dan pembahasan inspiratif dari masing-masing pembicara. Terdapat juga serta 3 ekshibisi yaitu; 

  1. Mindful Universe #Shopalogic
  2. Mindful Home #JanganDiTunda
  3. Mindful Investing #InvestAsyik yang akan memberikan pengalaman baru untuk mereka dalam menikmati sebuah konferensi yang diadakan oleh institusi keuangan.

Ada juga kegiatan sosial, Creator’s Auction yang hasilnya nanti akan diberikan sepenuhnya untuk program pendidikan dari CSR PermataBank yaitu PermataHati.

Sebagai pembeda dari tahun tahun sebelumnya selain dari tema yang angkat, tahun ini Wealth Wisdom 2019 dilangsungkan di dua kota besar; Jakarta pada tanggal 14-15 Agustus 2019 yang dibuka untuk umum dan Surabaya pada 14 September 2019 yang menjadi acara loyalti bagi Nasabah PermataBank Priority. Segala informasi terkait kelas, pembicara dan pembelian tiket dapat mengunjungi www.wealthwisdom.id.

***○●○●***

Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

RICHELE MARAMIS

Head, Corporate Affairs PermataBank

+62 21 523 7788

corporate.affairs@PermataBank.co.id

LOLO SIANIPAR

PR Consultant for PermataBank

Lolo@PiarConsulting.com

 

TENTANG PERMATABANK

PermataBank telah berkembang menjadi sebuah bank swasta utama yang menawarkan produk dan jasa inovatif yang dapat memberikan layanan keuangan menyeluruh secara sederhana, cepat, dan dapat diandalkan. Sebagai pelopor dalam teknologi mobile banking dan mobile cash di pasar Indonesia, pada tahun 2018, Bank meluncurkan aplikasi PermataMobile X dengan 200 fitur andalan terkini.

Melayani lebih dari 2 juta nasabah di 62 kota di Indonesia, per Jun 2019 PermataBank memiliki 317 kantor cabang, 16 cabang bergerak (Mobile Branch), 989 ATM dengan akses di lebih dari 100.000 ATM (VisaPlus, Visa Electron, MasterCard, Alto, ATM Bersama dan ATM Prima) dan jutaan ATM di seluruh dunia yang terhubung dengan jaringan Visa, Mastercard, Cirrus. Di kuartal pertama 2019 ini, fitur layanan PermataBank memperoleh 5 penghargaan Satisfaction Loyalty & Engagement (SLE) Award 2019 berdasarkan survei Infobank dan Marketing Research Indonesia (MRI), salah satunya adalah peringkat #1 untuk kategori OVERALL-ENGAGEMENT INDEX 2019 (bank umum konvensional / bank buku 3). Di kuartal kedua, kartu kredit, kartu debit dan Unit Usaha Syariah PermataBank meraih peringkat I & II untuk Digital Brand Awards 2019 oleh Majalah InfoBank. Dalam hal layanan, PermataTel kembali meraih penghargaan Contact Center Service Excellence Award 2019 untuk 10 kategori, dari Majalah Service Excellence. PermataBank juga meraih berbagai peringkat service excellence di kategori Bank Umum dan Bank Unit Usaha Syariah, dalam Banking Service Excellence Award oleh majalah InfoBank bekerjasama dengan Market Research Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut terkait PermataBank kunjungi website kami di http://www.permatabank.com

TENTANG WEALTH WISDOM

Wealth Wisdom merupakan acara tahunan PermataBank sejak tahun 2014, Acara ini merupakan The Largest Wholistic Wealth In Indonesia. Acara ini bertujuan memberikan edukasi dan memberikan inspirasi kepada jutaan keluarga Indonesia dalam memaknai literasi keuangan secara lebih baik. Transformasi Wealth Wisdom dimulai sejak tahun 2016, dimana Wealth Wisdom tidak lagi sebatas memaknai lebih dalam mengenai literasi keuangan, namun Wealth Wisdom ingin memberikan kontribusi lebih dalam mengingatkan kembali kepada jutaan keluarga Indonesia akan makna “Kaya” dan “Bahagia” yang sesungguhnya.

PermataBank telah melakukan Wealth Wisdom Study yang merupakan sebuah riset mengenai arti kekayaan dan kebahagiaan bagi masyarakat affluent di empat kota besar di Indonesia dengan menggunakan dua metodologi kuantitatif dan kualitatif. Dimana lewat studi tersebut didapatkan insight dimana kaya yang sesungguhnya merupakan keseimbangan antara kekayaan materi dan non materi. Kekayaan non materi di artikan sebagai hal yang penting dimiliki namun sering dilupakan seperti, kesehatan, disekelilingi orang tercinta, memiliki waktu untuk dapat membeli pengalaman, mengetahui tujuan hidup, sampai dengan berbagi kepada sesama ataupun lingkungan. Hal tersebut yang menjadi fundamental Wealth Wisdom sampai saat ini, dimana Wealth Wisdom terus bertransformasi memberikan ulasan yang relevan setiap tahunnya guna memenuhi kebutuhan informasi yang dibutuhkan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here