Ketum GPII, “Jangan Saling Mencederai” – KAPOLRI, “Jangan Langgar Konstitusi! “

0
746

IMG_20170413_085430

Karman BM, Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dalam sambutannya membuka Kuliah Umum oleh KAPOLRI bertajuk ‘Merawat Indonesia yang Aman dan Damai’ bertempat di Gedoeng Joeang Cikini kemarin (12/4/17) menyatakan, “Setiap komponen bangsa hendaknya tidak saling mencederai. Pak Polisi janganlah bertindak terlampau keras yang mana nanti dapat semakin menorehkan luka. Dan, juga bagi jutaan Umat Islam yang tercatat telah beberapa kali berdemo dengan aman, damai dan tertib, hendaknya jangan terpancing untuk memaksakan tuntutannya dengan cara-cara yang diluar aturan.”

IMG_20170412_094636

Seusai sambutan Karman, KAPOLRI Tito Karnavian dalam Kuliah Umumnya dihadapan ratusan kader GPII memaparkan, “Untuk mencegah konflik horizontal, pemerintah dari waktu ke waktu harus bisa membuktikan progres kemajuan pembangunan kepada masyarakat. Juga agar kepentingan masyarakat umum dapat terjaga dan berjalan dengan baik, perlu dibangun kemapanan Organisasi-organisasi kemasyarakatan agar publik terhindar dari dominasi penguasaan politik, dominasi pemusatan ekonomi dan dominasi pembentukan opini oleh media-media besar. Juga bagi segenap anggota masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya, jangan melanggar konstitusi! Perlu diperhatikan, makar itu belum tentu harus dengan kekuatan bersenjata.”

Tito juga menambahkan, “Menurut analisis ekonomi majalah kelas dunia Forbes, beberapa tahun ke depan, tidak terlalu lama lagi Indonesia akan menjadi 4 besar ekonomi dunia setelah China, USA, dan Jepang dengan syarat, bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi diatas 5%. Ke-dua membangun stabiltas politik yang mantap dan ke-tiga mampu menarik investor internasional sebagai bukti sehatnya kehidupan EKOPOLEKSOSBUD di Indonesia.”

Masih menurut Tito, “Presiden mengharapkan agar setiap elemen masyarakat menggunakan potensinya secara positif demi menyongsong cerahnya masa depan Indonesia.”

Mengapresiasi KAPOLRI, Karman ketika dijumpai dalam kesempatan ramah tamah usai Kuliah Umum mengharapkan, “Sesuai pesan Presiden Jokowi agar masyarakat menggunakan energinya secara positif dan pesan KAPOLRI untuk membangun penguatan elemen-elemen masyarakat demi menghindari terjadinya dominasi di berbagai sektor, sudah selayaknya peran-peran positif masyarakat termasuk peran para ulama dalam menyuarakan keberpihakan pada umat janganlah dimakarisasi.”

IMG_20170412_102508

“Bila semua stake holder bangsa saling memahami satu sama lain, saling mengerti, saling asih, tidak saling mencederai malah saling mengisi dan saling mawas diri, saya percaya tidak berapa lama lagi bangsa Indonesia yang terkenal santun dan cinta damai ini akan segera memasuki masa keemasannya,” tukas Karman menutup bincang-bincang.

*******////******

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here