Geger, Wudhu yang Berbeda ala’ Group Musik J-Rocks!

0
492

Selasa, 23 Januari 2018 – Mengobati kerinduan penggemar, Band J-Rocks kembali menggebrak blantika musik rock Indonesia. Salah satu band papan atas tanah air ini, kini hadir dengan lagu religi berjudul “Wudhu” yang pernah nge-hits dijamannya sebagai karya original besutan BIMBO, salah satu group musik legendaris yang pernah merajai tanah air dan hingga kini masih digandrungi karena lirik liriknya yang menyentuh.

Reborn Studios bersama Aquarius memperoduksi ulang lagu Wudhu ini bukan tanpa alasan. Reborn, melalui Convey Indonesia mmembangun kemitraan kreatif dengan PPIM UIN Jakarta dalam rangka membangun perdamaian dan humanity berbasis pendidikan agama.

“Ada pertimbangan kualitas musik, segmen penggemar, fanbase, konsisten dalam berkarya dan visi group musik Rocks yang menyebabkan kami mempercayakan J-Rocks untuk menggubah lagu legendaris Bimbo ini,” terang Deden Ridwan, Pimpinan Reborn Studios.

Dalam acara press-conference yang diadakan kemarin, Selasa (23/1) di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, J-Rocks memperlihatkan keberhasilannya untuk tetap mempertahankan warna musik rock khas Japanese-rocks dalam video klip wudhu. Di tangan group J-Rocks lagu ini terdengar sangat jauh berbeda dibanding dengan lagu aslinya.

“Kami sangat senang dan bangga bisa menyanyikan lagu yang punya pesan mendalam dan menyentuh ini,” jelas Iman, vokalis J-Rocks.

*Kubasuh rambutku*

*Kusucikan pikiranku*

*Kubasuh telingaku*

*Kusucikan pendengaranku*

Demikian petikan sebagian lirik lagu ini. BIMBO menulis lirik lagu ini beberapa dekade yang lalu, namun pesannya masih tetap kuat hingga sekarang. Wudhu atau bersuci adalah salah satu bentuk ritual penting dalam agama Islam. Namun, tersirat di dalam ibadah ini bahwa mensucikan anggota badan juga memiliki nilai filosofis yang tinggi dan mendalam. Yakni, mensucikan pikiran, mensucikan pendengaran, mensucikan perbuatan. Dan dalam bahasa Gus Mus, atau KH Mustafa Bisri, hal ini disebut perpaduan antara saleh ritual dan saleh sosial.

Lirik lagu wudhu juga turut mendukung semangat moderatisme dalam beragama. Semangat ukhuwah, keberagaman dan toleransi sangat kuat tersirat dl setiap bagian lirik lagu. wudhu mengingatkan kembali pada semangat ke-beragama-an
generasi milenial. Berwudhu tidak hanya memiliki dimensi bersuci. Melalui lantunan Rocks, lagu Wudhu juga memiliki dimensi mengingatkan’. Bahwa anak muda muslim bisa menghindarkan diri dari tindak brutal, kekerasan, intoleransi dan cenderung radikal.

Di Indonesia, para pemuda muslim, banyak yang terpapar pandangan-pandangan keagamaan yang kaku, intoleran dan radikal, khususnya lewat internet atau media sosial. PPIM memiliki satu visi dengan J-Rocks bahwa banyak generasi muda Indonesia ke depan harus semakin saleh, tapi tidak melupakan aspek-aspek sosial dan kemasyarakatan serta pesan-pesan damai yang banyak diajarkan agama, termasuk lslam.

Lagu “Wudhu” dipilih karena pesannya yang sangat kuat dalam menyampaikan pesan-pesan agama yang damai dan nilai-nilai luhur tadi. PPIM sangat berterima kasih kepada J-Rocks yang bersedia bekerjasama dalam program yang bertajuk “Enhancing the Roles of Religious Education in countering violent Etremism in Indonesia” (CONVEY).

¤¤¤¤¤¤¤¤[]¤¤¤¤¤¤¤¤

Tentang CONVEY

CONVEY merupakan kerjasama antara Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta dengan 19 lembaga mitra yang tersebar di seluruh Indonesia. Di antaranya adalah *Ma’arif Institute, CSRC, PeaceGen, IMCC, SabangMerauke, PUSAD Paramadina, PUSHAM Surabaya, NC Mataram, ARMC Ambon, Aliansi Indonesia Damai (AIDA), Political Literacy Institute, Indonesia Muslim Crisis Center (MC2), Center for The Study of Religion and Culture (CSRC), Pusat Studi Budaya dan Perubahan Sosial (PSBPs) UMS Surakarta, Pusat Studi Timur Tengah dan Perdamaian Global (PSTPG) Jakarta* , dan lain-lain.

Sebanyak 22 kegiatan mitra sedang berlangsung dalam mengembangkan berbagai potensi pendidikan agama di sekolah dan kampus-kampus di Indonesia. Mitra-mitra CONVEY juga berjejaring dengan sejumlah tokoh dan lembaga lain untuk mencegah penyebaran sikap ekstrem dan perilaku kekerasan, serta radikalisme di sekolah, perguruan tinggi dan lembaga pendidikan lainnya.

¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here