JOHNSON’S® Baby Indonesia Sukses Ukir GUINNESS WORLD RECORDS!

0
652

Jakarta, PT. Johnson & Johnson Indonesia melalui salah satu brand unggulannya, JOHNSON’S® Baby hari ini telah berhasil mencetak rekor GUINNESS WORLD RECORDS baru untuk “Stimulasi Pelatihan Pijat Bayi Terbesar Di Dunia dengan Lebih dari 600 Bidan Peserta‟. Rekor ini diperoleh Johnson & Johnson Indonesia dalam acara “Johnson‟s Sentuhan Kehidupan yang diselenggarakan di XXI Ballroom Djakarta Theater, Kebon Sirih, Jakarta Pusat (7/10/17). Pemecahan rekor ini dapat disaksikan melalui live video streaming dan laporan langsung melalui Facebook.

Sebelumnya, rekor terakhir diraih oleh Johnson & Johnson Consumer Inc, Canada dengan 392 peserta. Acara ini juga merupakan bagian dari inisiasi program kesehatan masyarakat (public health) dari PT. Johnson & Johnson Indonesia yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya sentuhan penuh kasih sayang bagi perkembangan bayi melalui rutinitas pijat bayi.

Ratusan peserta pelatihan pijat untuk bayi dilihat dari atas

Lakish Hatalkar, Presiden Direktur PT. Johnson & Johnson Indonesia mengatakan, “Sebagai perusahaan yang berfokus pada produk bayi selama lebih dari 120 tahun, Johnson & Johnson melalui JOHNSON‟S® Baby terus berusaha untuk berinovasi dalam memberikan yang terbaik bagi bayi dan ibu di seluruh dunia. Rekor dunia terbaru ini merupakan salah satu bentuk komitmen Johnson & Johnson dalam mendukung pertumbuhan bayi dan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya sentuhan penuh kasih sayang melalui ritual pijat pada saat tahun pertama bayi, khususnya pada pada periode 28 hari pertama mereka.”

”Johnson & Johnson Indonesia merasa sangat bangga dan terhormat menerima penghargaan dari GUINNESS WORLD RECORDS. Semoga apresiasi ini selanjutnya dapat semakin memotivasi kami untuk terus memberikan yang terbaik, tidak hanya dalam inovasi dan produk, tetapi juga edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas sehingga semakin banyak bayi memiliki kesempatan hidup yang lebih baik, berkembang dan melihat dunia,” tambah Lakish.

Ratusan peserta pendidikan pijat bayi dilihat dari samping kiri atas

Dalam menjalankan pelatihan pijat bayi terbesar ini, Johnson & Johnson Indonesia bekerja sama dengan UKK Tumbuh Kembang-Pediatri Sosial dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) untuk mengedukasi lebih dari 600 bidan yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta mengenai stimulasi pemijatan bayi yang bermanfaat bagi perkembangan bayi, sehingga semakin banyak bayi dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Komitmen JOHNSON’S® Baby dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya sentuhan penuh kasih sayang melalui stimulasi pijat bayi telah berlangsung sejak lama, dimana pada tahun 2010 UKK Tumbuh Kembang-Pediatri Sosial dari IDAI dan JOHNSON’S® Baby telah mengembangkan Modul Pelatihan stimulasi pijat bayi yang secara resmi diluncurkan pada tahun 2013 dan dihadiri oleh komite serta anggota UKK Tumbuh Kembang-Pediatri Sosial dari IDAI. Teknik pemijatan bayi ini juga telah diverifikasi secara ilmiah dan merupakan satu-satunya teknik pemijatan bayi yang disahkan secara resmi oleh UKK Tumbuh Kembang-Pediatri Sosial dari IDAI. Teknik ini pun digunakan sebagai materi edukasi utama pada saat workshop PRA-KONIKA (Kongres Nasional Pediatrik) di Palembang (Provinsi Sumatera Selatan) pada tahun 2014.

Seperti yang sudah kita ketahui, Indonesia berkomitmen untuk mengimplementasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs) dalam rangka mencapai masyarakat Indonesia yang sejahtera dan merata, sesuai dengan tujuan pembangunan nasional. SDGs telah memberikan kontribusi yang sangat berarti dalam proses pembangunan berkelanjutan yang secara universal diikuti oleh negara-negara berkembang dan negara-negara maju.

Data dari Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) 2012 menunjukkan bahwa angka kematian bayi selama lima tahun sebelum survei (sekitar periode 2008-2012) adalah 32 kematian per 1.000 kelahiran. Hal ini berarti 1 dari 31 anak yang lahir di Indonesia, meninggal sebelum mencapai hari ulang tahunnya yang pertama. 60% kematian pada bayi terjadi di usia 0 bulan, yang menjadikan tingkat kematian neonatal sebesar 19 kematian per 1.000 kelahiran. 80% kematian anak terjadi pada usia 1-11 bulan, yang memberikan angka kematian pasca kelahiran sebesar 13 kematian per 1.000 kelahiran. Tentu ini menjadi tantangan besar bagi Indonesia untuk mengurangi angka kematian bayi seperti yang juga ditargetkan oleh SDGs untuk tahun 2030 mendatang.

Mengacu pada data World Health Organization 2015, terdapat sekitar 70.000 bayi di Indonesia yang kehilangan nyawanya sebelum menginjak umur 28 hari dikarenakan oleh berbagai sebab – termasuk diantaranya adalah masalah pada kulit. Padahal, banyak nyawa yang bisa diselamatkan dengan memberikan perawatan kulit yang tepat, seperti ritual mandi dan pemijatan bayi. Stimulasi pemijatan bayi, apabila dilakukan dengan baik di tahun pertama, mampu membantu perkembangan fisik dan kesehatan mental bayi – seperti mengurangi kerewelan bayi, membantu perkembangan metabolisme, melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan nafsu makan serta imunitas bayi. Pijat bayi juga tidak hanya bermanfaat untuk bayi, tetapi juga orang tua jika dilakukan secara rutin. Ritual pijat bayi akan membantu meningkatkan ikatan antara bayi dan orang tua, meningkatkan komunikasi, memahami bahasa non-verbal bayi dengan lebih baik, meredakan stres pada orang tua, serta menciptakan rasa percaya diri dalam mengasuh anak.

Menanggapi situasi tersebut, Lakish menambahkan, “Karena itu, kami berharap edukasi dan pelatihan yang kami berikan kepada ratusan bidan ini dapat diteruskan ke masyarakat luas, khususnya orang tua. Kami ingin mengajak mereka untuk terus memberikan sentuhan penuh kasih sayang dengan stimulasi fisik dan emosional untuk bayi melalui rutinitas pemijatan dan mengingatkan kembali betapa pentingnya hal tersebut untuk kelangsungan hidup serta perkembangan bayi, sesuai dengan program pemerintah dalam pencapaian target Sustainable Development Goal (SDGs), yaitu mengurangi tingkat kematian neonatal di Indonesia.”

Sri Hastuti Kumaladewi, Head of Professional Marketing JOHNSON’S® Baby menambahkan, “Kami di JOHNSON’S Baby® selalu mendengarkan kebutuhan orang tua di seluruh dunia. Melalui riset dan ilmu pengetahuan, kami bekerja sama dengan para dokter dan ahli kesehatan lainnya untuk terus berinovasi demi memberikan yang terbaik dan memastikan agar kebutuhan bayi dapat terpenuhi. Pengembangan Modul Pelatihan stimulasi pijat bayi merupakan salah satu persembahan dari JOHNSON’S® Baby sebagai mitra terpercaya bagi orang tua dalam memberikan yang terbaik untuk bayi mereka.”

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Swapnil Dangarikar, seorang adjudicator dan perwakilan dari GUINNESS WORLD RECORDS juga turut mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Johnson & Johnson Indonesia dan mengatakan, “Saya dengan bangga mengumumkan secara resmi keberhasilan Johnson & Johnson Indonesia mencatat rekor dunia baru dengan 629 peserta. Rekor dunia untuk „”pelatihan stimulasi pijat bayi massal terbesar di dunia‟ ini juga menjadi langkah baru dalam mendukung kelangsungan kesehatan dan kehidupan bayi. Kami berharap upaya pelatihan dan edukasi ini tidak hanya berhenti di sini, tapi dapat dilanjutkan pada program-program lainnya. Sekarang dapat saya katakan bahwa Johnson & Johnson Indonesia secara luar biasa telah resmi memegang rekor dunia yang baru.”

Ritual pijat sendiri merupakan bentuk sentuhan yang memberikan kombinasi efektif dimana stimulus fisik dan perhatian penuh dapat bermanfaat bagi kesehatan yang optimal. Melalui teknik pemijatan yang sederhana, sentuhan penuh cinta dan harapan dapat membantu pertumbuhan bayi dari segi sosial, emosional, kognitif dan fisik.

Sentuhan Johnson‟s, awal kehidupan yang tepat untuk perkembangan si kecil.

— ¤¤¤¤¤—

Tentang Johnson & Johnson

Merawat dunia, setiap orang setiap saat, menginspirasi dan menyatukan orang-orang di Johnson & Johnson. Kami

merangkul riset dan ilmu pengetahuan serta membawa ide-ide inovatif, produk dan jasa untuk memajukan kesehatan dan
kesejahteraan masyarakat. Kami memiliki sekitar 130.000 karyawan di lebih dari 230 perusahaan Johnson & Johnson yang
beroperasi di seluruh dunia, bekerja sama dengan para mitra dalam perawatan kesehatan untuk menyentuh kehidupan
lebih dari satu miliar orang setiap hari, di seluruh dunia.

Untuk keterangan lebih lanjut, kunjungi www.jnj.com

Tentang Johnson & Johnson Indonesia

Johnson & Johnson Indonesia berdiri sejak 1973 dan bergerak di empat sektor bisnis yang berbeda, meliputi sektor: Consumer, Medical Devices, Pharmaceutical dan Vision Care. Merek-merek ternama dari sektor Consumer antara lain adalah Johnson’s® baby, Clean & Clear®, LISTERINE®, Carefree serta Mylanta, Benadryl, Visine, dan Combantrin.

Tentang Johnson’s Baby

Sebagai merek yang dibangun di atas cinta dan sains, misi kami adalah menciptakan produk perawatan bayi terbaik di dunia. Kami ingin memastikan keluarga di seluruh dunia memiliki akses terhadap produk yang aman, diuji secara ketat, ramah lingkungan, dan dibuat khusus untuk merawat kebutuhan unik bayi.

Produk kami dirancang untuk merangsang pengalaman multisensorik, yang kami tahu dapat membantu meningkatkan perkembangan emosional, kognitif, serta fisik pada bayi. Sejujurnya, tanpa dedikasi kami terhadap ilmu pengetahuan dan kemauan untuk terus mempelajari teknologi dan proses terbaru, kami tak dapat membayangkan bagaimana dapat memberikan perawatan bayi yang terbaik. Itulah sebabnya, selama berpuluh-puluh tahun proses keamanan kami telah menjadi salah satu proses uji produk paling teliti dan ketat di industri ini.

*******####******

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here