Untungnya Ada Thamrin City, Pulang Pergi Naik Haji/Umroh Jadi Tambah Berkah!

0
251

Tamcit? Smart Shopping for Everyone!

Naik Haji pada bulan Dzulhijjah merupakan kewajiban setiap muslim yang tertuang dalam Lima Rukun Islam. Sedangkan Umroh adalah Haji kecil yang dapat dilakukan tanpa pakem waktu tertentu. Firman Allah : وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah” (QS. Al Baqarah: 196) Sudah barang tentu, nyaris setiap muslim Indonesia ingin bisa menunaikan Haji ataupun Umroh di Tanah Suci (kota Mekkah Al-Mukarromah dan kota Madinah Al-Munawwaroh) meski khusus untuk pergi Haji harus indent belasan tahun karena keterbatasan kuota yang ada padahal, Indonesia adalah negara yang diberikan kuota jemaah terbesar oleh Pemerintah Saudi Arabia, lho!

Berikut adalah jarak perjalanan yang harus ditempuh jemaah yang berasal dari embarkasi Soekarno-Hatta dan Halim Perdana Kusumah :

  • Jakarta – Jeddah    :  8000 Km
  • Jeddah – Madinah  : 328 Km
  • Madinah – Mekkah : 340 Km
  • Mekkah – Jeddah   : 68 Km
  • Jeddah – Jakarta    : 8000 Km

Berhubung untuk melaksanakan ibadah ke Tanah Suci harus menempuh perjalanan yang sedemikian jauh itu dengan pesawat terbang dan juga kendaraan darat setibanya di Saudi, sudah selayaknya para jemaah mempersiapkan diri, baik biaya, kesehatan ataupun perbekalan lainnya. Seperti, pakaian Haji/Umroh dan busana sehari-hari jemaah untuk siap menghadapi iklim gurun yang panas di kala siang hari dan dingin yang menyengat di kala malam. Bukan hanya karena sebab iklim saja wanita harus menyiapkan pakaian khusus untuk beraktivitas, di Saudi Arabia berlaku aturan hukum ketat yang mewajibkan wanita mengenakan busana sesuai dengan kaidah Islam.

Bila memang sebelum berangkat ke Tanah Suci jemaah harus siapkan perbekalan lengkap, lalu bagaimana pula dengan pulang naik Haji? Pulang pergi dari kampung ke Jakarta dan dari Jakarta ke Kampung saja.., keluarga dan para tetangga sudah pasti akan menanyakan oleh-oleh, apalagi pulang pergi naik Haji/Umroh!

Suasana Planet HaJi – lantai 3A Thamrin City

So…, Thamrin City (Tamcit) adalah jawabannya!

–Baik perbekalan yang diperlukan maupun oleh-oleh yang akan dibawa  oleh jemaah, semua lengkap tersedia di Tamcit tentu saja, dengan kualitas yang baik dan harga yang bersahabat–

 

Terminal bus Pariwisata yang datang dari berbagai penjuru nusantara dan bus Damri yang melayani roure Thamrin City ke dan dari Bandara

Sebut saja Haji Thamrin dengan istrinya, pasangan pengusaha retail air mineral yang membuka usahanya di jl. Martimbang Raya-Keb.Baru-Jaksel ini, sebelum berangkat dan setelah rampung ibadah Haji, keduanya menyempatkan diri mampir sejenak ke Tamcit. “Jauh hari sebelum pelaksanaan manasik saya beserta istri membeli barang keperluan Haji di Tamcit. Kualitasnya bagus, banyak pilihan dan harganyapun tidaklah mahal. Berbeda bila membeli perlengkapan di seputaran area manasik, harga sudah dikatrol sedemikian rupa. Tetap saja, bila kita membeli barang kemahalan itu bisa terselip rasa yang kurang sreg, hal itu dikhawatirkan dapat berakibat mengurangi keikhlasan beribadah,” tukas H. Thamrin yang kebetulan punya nama sama dengan trade mall Tamcit besutan Agung Podomoro ini.

Untuk keamanan dan kenyamanan selama mengudara, maskapai penerbangan memang sangat membatasi barang bawaan jemaah untuk tidak bisa lebih dari 40 Kg, baik untuk dibawa di kabin penumpang maupun dititipkan di bagasi.

Haji Thamrin di kios retail air mineral miliknya saat memberikan keterangan (11/10/17)

“Bila tidak ada Tamcit, bagaimana kami sanggup membawa oleh-oleh pulang berhaji untuk puluhan orang handai taulan, keluarga, tetangga dan warga sekitar yang begitu ikhlas menghadiri acara selamatan pulang naik Haji kami? Bila harus membeli di Saudi dan mengirimnya dengan Cargo, tentulah tinggi sekali biayanya. Meskipun, bila dipaksakan mungkin kami mampu, namun tokh tetap saja bisa menimbulkan ganjalan di hati. Untunglah ada Planet Haji di Tamcit, biaya keperluan oleh-oleh kami berdua pulang naik Haji menjadi jauh lebih ringan, lebih iklash dan lebih afdol karena oleh-oleh mencukupi untuk semua pihak yang hadir saat selamatan pulang Haji. Semuanya kebagian! Rasanya juga jadi lebih berkah beli oleh-oleh di Jakarta bukan di Saudi karena tokh, kita sebagai jemaah bisa turut meningkatkan penghasilan pedagang yang sebangsa,” tutup H. Thamrin mengakhiri keterangan lisan.

Tentang Tamcit

  1. Merupakan pusat grosir untuk produksi batik nusantara, busana muslim, dan pusat oleh-oleh Haji/Umroh terbesar Indonesia. Memiliki zona bernuansa Timur Tengah dan memiliki Zona Ladies Market.
  2. Trade Mall Thamrin City hanya berjarak 100 meter dari Bubdaran Hi dan 150 meter dari Trade Mall Blok B Tanah Abang.
  3. Thamrin City memiliki 7.614 kios dengan 5 lantai pertokoan, 2 lantai perkantoran, 6 lantai parkir.
  4. Terminal bus pariwisata ke dan dari seluruh penjuru tanah air dan terminal bus DAMRI yang secara kontinyu dan berkala melayani ke dan dari Bandara Soetta setiap harinya.
  5. Jumlah pengunjung bisa mencapai 60.000/hari.

**********######**********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here