“Shopee Untuk Negeri” Salurkan Rp. 50,- juta Bantu Usaha Lokal Yogyakarta Go Global

0
176

Beberapa hari lalu bertempat di Resto 100 eatery Hotel Atlet Century Park Senayan, Jakarta, Shopee Indonesia (shopee. co. id) telah mendonasikan Rp. 50,- juta melalui program CSR Shopee Untuk Negeri, sebagai sokongan langsung dalam bentuk tunai pada pengusaha lokal di Yogyakarta. Sokongan tunai ini telah dapat dinikmati sekelompok pengrajin bambu yang tergabung dalam Komunitas Pringgadani dibawah naungan Organisasi Rujak Center for Urban Studies.

Sesi talkshow antara perwakilan Shopee Indonesia dan Bumi Pemuda Rahayu yang dipandu oleh pembawa acara. [ki-ka: Solahudin, Project Manager Bumi Pemuda Rahayu dan Monica Vionna, Marketing Manager Shopee Indonesia]
Chris Feng, CEO Shopee dalam sambutannya menyatakan, “Program CSR Shopee Untuk Negeri ini merupakan bagian dari komitmen investasi Rp 100 miliar yang merangkum misi Shopee dalam berbagi dengan masyarakat Indonesia. Fokus misi kami adalah tak hanya menghadirkan pengalaman belanja online yang nyaman, tetapi juga menginspirasi pengguna supaya memiliki kehidupan yang lebih baik. Juga, melalui kolaborasi bersama usahawan lokal, kami berharap dapat membantu mengatasi tantangan utama, seperti teknologi dan sistem operasional; pengetahuan dan kemampuan; serta finansial. Diharapkan, melalui sokongan tunai ini, sedikitnya dapat membantu progress pengembangan bisnis dari lokal menuju global.”

Sebentuk anyaman buah tangan komumitas Pringgadani

Komunitas Pringgadani berlokasi di Desa Muntuk, Yogyakarta, yang dikenal sebagai desa pengrajin anyaman bambu. Para pengrajin menjadikan anyaman bambu sebagai pelengkap mata pencaharian kehidupan sehari-hari. Meskipun sebelumnya telah sukses memasarkan produk dari mulut ke mulut, para pengrajin masih memiliki keterbatasan pengetahuan dan kemampuan praktis dalam jaringan bisnis online yang menjangkau target pasar yang lebih luas. Karenanya, Shopee memberikan bantuan finansial senilai Rp 50 Juta sebagai modal bisnis, untuk membantu pengembangan kualitas produk mereka. Tak hanya itu, Shopee juga mengedukasi para pengrajin untuk memasarkan produk mereka, melalui teknik fotografi praktis dan copywriting, serta mempromosikannya di ranah digital.

Anyaman bambu salah satu produk hand made komunitas Pringgadani

Elisa Sutanudjaja, co-Founder dan Direktur Eksekutif Rujak Center for Urban Studies yang selama ini juga dikenal publik sebagai pengamat lingkungan perkotaan dalam sambutan tertulisnya berharap, “Kami senang dapat bekerjasama dengan Shopee dalam mendukung pengrajin Komunitas Pringgadani. Kolaborasi ini sejalan dengan visi kami untuk secara konsisten berkolaborasi dengan komunitas lokal guna membantu mereka memperoleh kehidupan yang lebih baik. Kami berharap program ini dapat memberikan dukungan nyata bagi mereka untuk memahami bisnis online dan menjadi pengusaha yang mandiri. Kedepannya, kami berharap lebih banyak perusahaan mengikuti langkah Shopee dalam mendukung perkembangan komunitas lokal dan menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia dimanapun mereka berada.”

Monica Vionna, Marketing Manager Shopee Indonesia saat diwawancarai media ibukota mengenai program CSR “Shopee Untuk Negeri”

Guna mendukung perkembangan pengusaha lokal di Indonesia, komitmen investasi Rp 100 Miliar Shopee telah dicanangkan sejak tahun 2016. Melalui komitmen ini, Shopee juga menyelenggarakan program Kampus Shopee, yang saat ini sedang berlangsung di 13 kota dan telah diikuti oleh lebih dari 900 peserta hingga saat ini. Program Shopee Campus Competition, yang pada tahun ini diikuti oleh 1.000 peserta dari 84 universitas di seluruh Indonesia.

************

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here