SDN 01 Tebet Timur & Pespsodent Sambut World Oral Day Canangkan Indonesia Merdeka Gigi Berlubang 2020

0
459
Menkes RI (20/3, SDN 01 Tebet Timur) memberikan sambutan untuk memperingati Hari Kesehatan Mulut dan Gigi Sedunia yang diwakili oleh  Pejabat Direktur Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI 

Jakarta, 20 Maret – Didukung penuh oleh Unilever melalui salah satu brandnya, pasta gigi PEPSODENT dengan mengandeng CSR INDOMART, World Oral Day Indonesia 2018 yang dilaksanakan oleh Kemenkes (Kementerian Kesehatan) RI, Dinas Pendidikan Propinsi DKI Jakarta dan PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) mengambil tempat di SDNegeri 01 Tebet Timur Jakarta Selatan. Acara yang dihadiri Direktur Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, segenap perwakilan Unilever, KETUM PDGI, Jajaran Walikota Jaksel berikut Kecamatan Tebet dan Lurah Tebet Timur berlangsung meriah dengan menampilkan seni budaya sanggar siswa-siswi SDNegeri 01 Tebet Timur.

Dihadapan Ratusan siswa-siswi SDNegeri 01 Tebet Timur, Pepsodent melalui aneka pertunjukan seni yang menarik secara edukatif mengajak seluruh siswa untuk rajin merawat kesehatan gigi dan mulut demi tercapainya impian Indonesia di masa depan. Kesehatan mulut dan gigi adalah cerminan kebugaran tubuh secara keseluruhan. Bahkan, dewasa ini pada beberapa kasus penyakit yang dihadapi bisa diindentifikasi melalui bau pada rongga mulut.

http://www.infodanproduk.com/wp-content/uploads/2018/03/20180320_104454.jpg
siswa siswi SDNegeri 01 Tebet Timur Jaksel – Ramai-ramai sikat gigi sambut “Indonesia Bebas Gigi Berlubang 2020”

Unilever bersama Pepsodent mengajak masyarakat untuk lebih rajin dan cermat dalam mewaspadai Diabetes dan Kerusakan Ginjal melalui pemantauan berkala pada Kesehatan Gigi dan Mulut. Berkolaborasi dengan 63 cabang tingkat kota/kabupaten seluruh Indonesia dari PDGI untuk menyambut Hari Kesehatan Gigi dan Mulut sedunia. Keseluruhan kampanye ini direncanakan akan menjangkau 1,5 juta anak-anak di seluruh indonesia.

http://www.infodanproduk.com/wp-content/uploads/2018/03/20180320_111833.jpg
dokter Dicky (putih), dokter Seno (batik) dan dokter Mirah (merah) – Jumpa media usai sambut Hari Kesehatan Mulut dan Gigi Sedunia (SDNegeri 01 Tebet Timur 20/3/18)

Hadir dalam momen peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut sedunia ini, drg. Ratu Mirah Afifah, GcainDent, MDsc. selaku Division Head for Health & Wellbeing and Professional Institutions Yayasan Unilever Indonesia menyatakan “Kegiatan ini sejalan dengan pilar Unilever sustainable Living Plan dalam mendorong 1 milyar orang di seluruh dunia untuk mengambil tindakan dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan termasuk, kesehatan gigidan mulut di Indonesia. Dan, topik yang diangkat pada kampanye tahun ini juga telah sejalan dengan tema dari FDI (World Dental Federation) yaitu “Say Ahh! Think Mouth, Think Health” yang memiliki fokus utama yaitu, kesehatan gigi dan mulut itu lebih berharga dari senyuman yang menawan.”

http://www.infodanproduk.com/wp-content/uploads/2018/03/20180320_100946.jpgKetua PB PDGI (Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia) Dr. drg. Hananto Seno, Sp.BM memaparkan, “Kegiatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2018 ini merupakan bentuk dukungan PDGI dan Pepsondent terhadap program pemerintah Menuju Indonesia Bebas Karies 2030. PB PDGI menyadari bahwa saat ini pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut masih kurang, sebab masyarakat lebih menaruh perhatian terhadap kesehatan organ tubuh lainnya. Disinilah peran aktif dokter gigi sangat diperlukan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan gigi dan mulut serta memerangi masalah gigi berlubang, melalui ajakan menyikat gigi dua kali sehari setelah sarapan dan dan sebelum tidur) dan rutin untuk rajin memeriksakan gigi kedokter setidaknya 6 bulan sekali.”

Menambahkan, Dr. Dicky Levenus Tahapary, SpPD, PhD selaku Dokter spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menjelaskan, “Proses munculnya indikator tingkat kesehatan tubuh ternyata memang bisa terkait dengan kondisi rongga mulut secara keseluruhan. Penumpukan bakteri tertentu pada rongga mulut dan terjadinya gusi berdarah bisa menjadi indikasi awal terhadap penyakit yang sedang diderita oleh tubuh. Seperti, kerusakan ginjal, Diabetes, Jantung dan paru-paru.”

Dicky menjelaskan lebih lanjut, “Sebagai contoh, penyakit tubuh yang memunculkan tanda pada gigi dan tulang adalah kerusakan ginjal yang dapat menyebabkan berkurangnya kepadatan tulang (osteoporosis) termasuk gigi dan rahang. Berkurangnya kemampuan ginjal dalam menyerap nutrisi yang berguna seperti Kalsium akan menyebabkan rulang menjadi lebih rapuh dan pada gigi menyebabkan gusi longgar gigi mudah tanggal.”

“Kami berharap melalui perayaan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2018 yang dilaksanakan oleh Pepsodent diseluruh wilayah Nusantara dapat mengedukasi masyarakat agar mempunyai senyum sehat cemerlang demi : ‘Senyum Satu Indonesia’,” tutup drg, Mirah.

******@@@@******

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here