#NatunaSapaDunia, Jelita Sejuba Bakal Jadi Primadona Ajang Balinale IFF 2018

0
262

Pesisir Sejuba yang membentang di kawasan Laut Cina Selatan BUKAN lagi berada di Pulau Terluar tapi lebih tepat ‘Teras Negeri‘. Pesisirnya Pulau Natuna adalah Teras Negeri karena masih ada Pulau Laut yang memang batas teritorial darat Indonesis terdepan.

“Natuna menyimpan potensi budaya, khazanah maritim termasuk kandungan energi terbarukan tidak hanya potensi bumi tapi tentu saja masih banyak lagi lainnya, saya dan masyarakat Pulau Natuna setuju dengan hastag #NatunaisINDONESIA dan #NATUNASapaDunia,” papar Leo Kepsta dari RRI Natuna yang tiga tahun terakhir ini sukses membangun konten kreatif untuk PRO1 dan PRO2 dengan sebutan Sahabat Kreatif.

Film yang sukses meraup jutaan penonton karya Ray Nayoan ini yang dibintangi oleh Wafda, Putri Moreno Aldy dan kru lainnya telah merubah pesisir Sejuba. Kini, di bekas lokasi rumah saripah, batu cinta, dan spot lainnya telah berubah menjadi kawasan wisata, Jelita Sejuba Resort.

Jelita Sejuba memang pantas terpilih dan diputar oleh Balinale International Film Festival 24-28 September mendatang di Pulau Dewata. Pihak produser, Krisnawati bersama dengan semua pemain dan crew telah menghibur warga Natuna sejak 15 Juli lalu dan nanti malam akan digelar meet n greet tidak hanya bersama dengan para pemain tapi hadir juga musisi segudang bakat, Anji.

Dalam kesempatan live interview di RRI, tidak hanya menyampaikan informasi Jelita Sejuba ikut serta dalam Balinale IFF tapi juga merilis dua hastag agar semua anak didik dan anak bangsa tahu bahwa Natuna itu adalah bagian dari NKRI yang harus kita banggakan semua.

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni ketika ditemui menyampaikan bahwa, Bupati, Hamid dalam perjalanan pulang dari Swiss dalam rangka mempromosikan Natuna ke mancanegara. Langkah Bupati mempromosikan indahnya panorama Pulau Natuna diharapkan dapat mendatangkan lonjakan devisa dari sektor pariwisata. Sementara, bekas lokasi syuting memang digadang-gadang akan menjadi lokasi wisata favorit laiknya Eat Prat Lovenya Julia Roberts yang syuting pulau Dewata, Bali berimbas pada naiknya kunjungan wisata asing.

Akhir pekan kemarin (29/7) telah diselenggarakan festival layangan international dari 20 negara dan mereka juga mengapresiasi film Jelita Sejuba yang menyukai adegan tarian, musik dan plot cerita yang natural. “Film ini memang harus didukung oleh pemda karena spektrum audiovisual melintas batas sampai bisa kemana-mana sehingga semua tamu VIP Balinale yang ke-12 nanti dari mancanegara pasti akan senang sekali melihat potensi Natuna secara langsung. Diharapkan hastag #NatunaSapaDunia berimbas mendongkrak wisatawan lokal maupun internasional untuk tertarik mengunjungi destinasi wisata Indonesia. “Yuks, kapan lagi menjadi lebih Indonesia dengan mengenali budaya dan kearifan lokal nusantara, meski melalui FILM,” ajak Groza, Festival Director Balinale 2018.

Sementara itu Bumi Ranai, Kabupaten Natuna yang menginjak 147 usianya memang tidak saja memiliki banyak batu megalith dengan susunan yang eksotis tapi juga khazanah kuliner dari ikan asap dan lainnya dari bahan ikan menjadi potensi yang terus dikembangkan oleh warga. Mendukung potensi wisata, Bandara Natuna sudah bisa didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing 737 dari Kuching ke Natuna, Kalbar ke Natuna atau Batam ke Natuna. Tidak tertutup kemungkinan akan kebersediaan maskapai Garuda Indonesia untuk segera beroperasi langsung dari Bali ke Natuna seiring dengan melonjaknya wisatawan.

Krisnawati selaku produser bersama dengan Groza (Festival Director) sangat mengapresiasi dukungan Pemda Natuna. Tidak saja Wakil Bupati Ngesti Yuni tapi juga Bupati Natuna Hamid sendiri yang datang bersiraturahmi bersama dengan komunitas dan para Tetua Adat. Masyarakat dan Pemda Kabupaten Natuna sudah satu suara, mendukung hastag #NatunaSapaDunia. “Kini, saatnya budaya dan kuliner serta wisata alam Natuna dikenal oleh dunia melalui keikutsertaan Film Jelita Sejuba di ajang Balinale 2018 mendatang,” papar Kiki tokoh muda dari Bumi Ranai Kabupaten Natuna yang sedang merampungkan proyek bersama timnya tentang film dokumenter pendek yang kembali mengangkat eksotisme Natuna yang dilengkapi dengan English subtitle sebagai cendera mata bagi para tamu internasional dari Pulau Natuna.

Sementara itu tadi malam (29/7), Sekda Natuna, Wan Sis yang begitu semangat mendengar penjelasan progress promosi wisata secara digital menyatakan, “Ada peluang bagi Wisata Halal Natuna karena posisi yang tidak jauh dari Kuching Malaysia dan beberapa daerah serumpun. Apalagi Masjid Agung kami sangat modern dan berlatar Gunung Ranai yang indah akan kami sulap dengan lampu LED yang terang serta jaringan Wifi sebagai tempat yang nyaman untuk berhandai-handai bagi wisatawan tua muda dalam suasana yang kondunsif. Wisata religi, laiknya di Turki, dengan banyak UKM asesoris, jajanan pasar serta kuliner khas yang ada di Natuna ikut kami rangkul sehingga kawasan tersebut akan jadi pasar malam namun, tetap khusyuk dan bernuansa agamis,” papar Wan Sis yang baru saja menyaksikan haru birunya Film Jelita Sejuba bersama sang istri tercinta.

—-[][][][][][][][][][][][]—-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here