On A Mission Discovering The Origin, Chief Company Sukses Luncurkan Buku Peradaban Rambut Nusantara

Pertama Kalinya, sebuah buku Sejarah Potong Rambut diluncurkan oleh Chief Company tentang Perjalanan Pencarian Akar Budaya Cukur Rambut di Indonesia

0
313

Jakarta, Peradaban pangkas rambut di Indonesia yang sudah turun temurun sejak abad ke 7 Masehi didokumentasikan oleh kakak beradik Oky Andries dan Fatsi Anzani ketika menjelajah nusantara dari Aceh hingga Papua sejauh 8.000 kilometer, untuk mengumpulkan bukti sejarah tradisi potong rambut di tanah air. Kedua pelaku industri barber ini bertemu langsung dengan para juru cukur tertua yang masih tersisa di berbagai pelosok Indonesia dan merangkumnya dalam buku Peradaban Rambut Nusantara” dan sebuah film dokumenter On A Mission Discovering The Origin” yang diluncurkan beberapa waktu lalu (18/2) di Perpustakaan Nasional, Jakarta.

Buku setebal 259 halaman itu dibuka dengan sebuah prolog tentang sejarah singkat penataan rambut di berbagai belahan dunia. Tidak hanya itu, Oky dan Fatsi juga berbagi ilmu tentang brand Chief Company yang mereka bangun selama 5 tahun terakhir dan telah membuahkan sejumlah penghargaan seperti Jakarta Best Barbershop  2015 dan Best Hair Pomade 2016 dari Majalah Men’s Health USA.

Director Chief Company, Fatsi Anzani mengklaim buku ini sebagai buku pertama dan satu – satunya yang mencatat sejarah cukur rambut di Indonesia. “Perjalanan kami mencatat ada 4 etnis yang menjadi pelopor seni cukur rambut secara turun temurun di Indonesia. Mereka adalah suku Minang, Garut, Madura dan Tionghoa. Di buku ini kami mengungkap kunci keberhasilan mereka yang bertahan lintas generasi, berdampingan dengan barber muda yang mencoba bertahan di tengah kuatnya persaingan antar barber modern saat ini“, papar Fatsi. Bersandingnya dua generasi dalam satu buku ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda  pelaku bisnis barbershop.

Marketing Director Chief Company, Oky Andries meyakini bisnis barbershop mampu bertahan ratusan tahun bila terus menjaga nilai – nilai budayanya. “Buku ini merupakan langkah kecil Chief Company dalam memetakan perjalanan masa depan industri barbershop yang kami geluti saat ini. Kami berharap buku ini bisa secara utuh menggambarkan kepada seluruh pelaku industri barber bukan hanya dari sisi bisnis tetapi nilai budaya dan tradisi pangkas rambut di Indonesia”, tutur Oky.

Selain meluncurkan buku, Chief Company juga memutar film dokumenter yang mendokumentasikan perjalanan mereka mencari cerita asal mula tradisi pangkas rambut di Indonesia melewati Pulau Sumatra, Jawa dan Bali.

Turut hadir dalam acara peluncuran buku, Koh Edi dari Barbershop Shin Hua  yang sudah berdiri selama 107 tahun di Surabaya, dan juga sesepuh PPRG (Persaudaraan Pangkas Rambut Garut) Ali Rahman beserta Wakil Ketua Umumnya Agus Supian.

Baca juga; http://www.infodanproduk.com/featured/the-revolutionary-gaya-rambut-pria-urban-2019-koleksi-chief-barber-supplies-co/

◇◇◇—–000——◇◇◇

Tentang Chief Company

Chief Company didirikan pada 2013 oleh dua kakak beradik Oky Andries dan Fatsi Hakim. Berawal dari cabang pertama Chief Barbershop di kawasan senopati Jakarta Selatan, kini Chief  sudah memiliki 4 cabang (Erlangga, Ciragil, Cipete dan Kemang). Setahun setelah berdiri, Chief mulai meluncurkan produk grooming khusus laki – laki pada 2014. Beberapa produk unggulan Chief di antaranya Chief waterbased pomade original blue, Chief oil based dan Chief Panthera hybrid based.

Pada 2017, Chief menginisiasi Barber Voyage pertama. Dimulai dari Garut, Jawa Barat, Oky dan Fatsi menempuh perjalanan ke beberapa barber di Asia Tenggara (Singapura, Hongkong, Malaysia, Thailand) hingga akhirnya mewakili Indonesia dalam ajang pameran produk dan komunikasi barber, di Barber Connect UK, dan Moscow, Russia.

Dari pengalaman Barber Voyage 2017 itulah, Chief terinspirasi untuk  mengajukan permohonan sertifikat  profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Chief adalah  barbershop pertama di Indonesia yang memegang lisensi ini. Ini berarti dari segi lokasi, kebersihan, teknik kemampuan seluruh barbermen (tukang pangkas rambut) Chief sudah mendapatkan lisensi sesuai standard khusus terkait industri pangkas rambut.

Di pertengahan 2018, Chief kembali menggelar Barber Voyage, kali ini dengan misi memetakan sejarah perkembangan barbershop di Indonesia. Melalui jalan darat mulai dari Sumatera, Jawa, Madura, Bali, Oky dan Fatsi mengunjungi sejumlah barbershop tertua yang ada di tanah air, dan berbicara langsung dengan para pemiliknya.

More Info, Please contact:

Egi Syahreza

Brand Communication Chief Barber & Supplies Co.

P: +62 878 8899 1417

○○●○○●○○●○○

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here