“Tresno” Dari Bramanta Wijaya Sukses Usung 3 Gaya Adi Busana

0
442

Bramanta Wijaya, Desainer muda penuh bakat semakin menunjukan kelasnya dalam jajaran papan atas blantika adi busana Indonesia. Pagelaran tunggal 24 koleksi terbaru Bramanta yang mengambil tempat di Djakarta Room (7/12) Hotel Rafles dipadati oleh ratusan tamu undangan ekslusif pengagum rancangan Bramanta yang kali ini bertajuk Tresno yang menggambarkan sentuhan nan harmoni dari 3 analogi; Klasik, Pribadi, dan Persahabatan Setia.

Selain itu, koleksi Bramanta kali ini begitu jeli dan detail memadukan 3 gaya busana, Eropa, China dan Jawa. Motif bunga krisan bergaya Eropa mendeskripsikan analogi Klasik Kontemporer. Sementara penerapan teknik Flower Block Stamp yang membalur pada sekujur kain rancangan Bramanta membuat busana terkesan bergaya adi luhung Batik Jawa yang menggambarkan pesan Persahabatan Setia. Sedangkan motif Lace Embroidery Porcelain Colour pada relief dan bordir diangkat dari budaya Dinasti Qing (1644-1911), wangsa terakhir kekaisaran China.

Perhelatan menjadi unik, ketika ditengah pagelaran ada pembacaan Prosa tentang Tresno (Cinta, tidak pernah menyerah). Sesaat, ruangan yang dipenuhi tata cahaya diliputi nuansa hening dan khidmat. Pembacaan Prosa menjadi jurus jitu pelengkap tema pagelaran, Tresno!

Luar biasanya, pada pagelaran Tresno ini, Bramanta secara live mengisi vocal dari musik penggiring. Ayunan langkah para Peragawati semakin terkesan anggun karena suara Bramanta begitu klop pada setiap aktivitas on the catwalk. Bukan hanya itu, Bramanta juga begitu piawai membawakan sebuah  tembang Tresno yang legendaris dari ChrisyeKau Hanyalah Untukku“.

Kini, tidak lagi lengkap dan sempurna ketika, bicara perkembangan blantika adi busana Indonesia tanpa menyinggung keberadaan sosok Bramanta Wijaya. Kehadiran Bramanta menjadikan jagat fesyen’ tanah air menjadi kaya akan kreasi dan warna dalam balutan filosofi adi luhung.

*****00000*****

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here