LUX Ajak Perempuan Indonesia #STOPBeautyBullying & Ekspresikan Bersama Maudy Ayunda #LUXBeraniCantik

0
75

Jakarta, Hari ini (29 Juli 2019), bertempat di Hermitage Hotel, Jakpus, Lux menggelar diskusi bersama para wanita aktif Indonesia. Beauty bullying merupakan bentuk bullying yang kerap dialami perempuan Indonesia baik secara verbal maupun melalui media sosial. Permasalahan ini kerap menghantui para perempuan terutama di ruang media sosial yang biasa kita sebut dengan social beauty bullying. Memahami isu ini, LUX bersama Maudy Ayunda meluncurkan inisiatif: #STOPBeautyBullying untuk mengajak perempuan Indonesia melawan social beauty bullying dengan berani mengekspresikan kecantikannya

ki-ka : Maulani Affandi (Head of Skin Cleansing & Baby, PT Unilever Indonesia Tbk), Maudy Ayunda (Brand Ambassador LUX), Nuran Abdat, M.Psi (Psikolog Klinis, Brawijaya Health Care), dan Lily Puspasari (Project Management Specialist UN Women) melakukan online pledging #STOPBeautyBullying melalui microsite LUX Berani Cantik yang dapat mulai diakses 1 Agustus 2019

Maulani Affandi, Head of Skin Cleansing & Baby PT Unilever Indonesia Tbk mengungkapkan, “Media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari – hari. Namun, platform ini seringkali disalahgunakan, contohnya melontarkan komentar negatif yang menyerang penampilan fisik atau social beauty bullying. LUX percaya bahwa setiap perempuan itu cantik dan berhak untuk mengekspresikan kecantikannya tanpa terkecuali. Melalui inisiatif #STOPBeautyBullying kami mengajak para perempuan untuk berani mengekspresikan dirinya dan mengesampingkan komentar – komentar negatif orang lain terhadap dirinya.”

Permasalahan social beauty bullying juga kerap dialami oleh Maudy Ayunda, publik figur yang juga merupakan Brand Ambassador LUX. Tak jarang Maudy Ayunda menerima komentar atau ‘nyinyiran’ terkait penampilannya di media sosial. Berkolaborasi dengan LUX, Maudy Ayunda turut menyuarakan inisiatif #STOPBeautyBullying bagi para perempuan Indonesia.

Maudy Ayunda sebagai Brand Ambassador LUX mengajak masyarakat untuk #STOPBeautyBullying dengan lebih berani mengekspresikan diri melalui LUX Berani Cantik

“Dulu aku berpikir bahwa menerima komentar negatif tentang penampilan di media sosial merupakan risiko sebagai public figure. Tapi lama-lama aku semakin menyadari bahwa tidak sepatutnya kita tinggal diam. Aku berharap melalui inisiatif #STOPBeautyBullying perempuan Indonesia semakin berani untuk menunjukkan bahwa kalau komentar-komentar negatif itu tidak dapat menghalangi kita untuk mengekspresikan kecantikan kita dan kemampuan kita untuk berkarya,” ungkap Maudy.

Berdasarkan data dari The Cybersmile Foundation, social beauty bullying telah menjadi permasalahan mainstream yang dialami lebih dari 45 juta perempuan di dunia. Ironisnya, tindakan tersebut kerap kali datang dari sesama perempuan, baik dari keluarga, kerabat, rekan sekantor ataupun teman yang dapat mempengaruhi sisi psikologis dari perempuan tersebut.

ki-ka : Maulani Affandi (Head of Skin Cleansing & Baby, PT Unilever Indonesia Tbk), Maudy Ayunda (Brand Ambassador LUX), Nuran Abdat, M.Psi (Psikolog Klinis, Brawijaya Health Care), dan Lily Puspasari (Project Management Specialist UN Women) bersama mendukung kampanye LUX #STOPBeautyBullying yang mengajak perempuan untuk saling menghargai dan berani mengekspresikan diri

Hal ini turut diyakini oleh Nuran Abdat, M.Psi, Psikolog Klinis dari Brawijaya Healthcare memaparkan, “Perilaku social beauty bullying yang dilakukan oleh perempuan terhadap perempuan lain secara online yang mengomentari penampilan seperti make-up, model rambutnya, fitur fisik, dan lain-lain. Dampak dari tindakan ini dapat mengganggu kondisi mental pelaku dan korbannya. Untuk itu, seseorang harus menghargai dirinya sendiri – agar dapat menghargai orang lain.”

Lily Puspasari, selaku Programme Management Specialist UN Women yang juga turut hadir dalam acara ini mengatakan, “Di seluruh dunia, perempuan terus mengalami kekerasan, terlepas dari tingkat pendidikan, status sosial, maupun usia mereka. Bullying sebagai salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan, termasuk di media sosial, seringkali luput dari perhatian dan dianggap sebagai suatu hal yang biasa. Untuk itu, UN Women ingin mengajak seluruh pihak untuk melakukan aksi untuk menghentikan normalisasi atas tindakan kekerasan, serta menciptakan ruang aman bagi perempuan dan anak perempuan yang memungkinkan bagi mereka untuk meraih potensi seutuhnya dan berkontribusi bagi kehidupan bermasyarakat.”

Maulani Affandi (Head of Skin Cleansing & Baby, PT Unilever Indonesia Tbk) dan Maudy Ayunda (Brand Ambassador LUX) secara simbolis meluncurkan varian kolaborasi LUX by Maudy Ayunda, Shimmering Sandalwood Musk di bilangan Menteng, Jakarta Pusat pada 29 Juli 2019

Bersamaan dengan peluncurkan inisiatif #STOPBeautyBullying, LUX meluncurkan produk terbarunya berkolaborasi dengan Maudy Ayunda – LUX by Maudy Ayunda, Shimmering Sandalwood Musk. Terinspirasi dari keharuman bunga tuberose yang terpancar bahkan dalam kegelapan, LUX menginspirasi perempuan Indonesia untuk tetap berkarya meski dalam situasi yang tidak diinginkan atau dalam tekanan social beauty bullying.

Maulani Affandi selaku Head of Skin Cleansing & Baby, PT Unilever Indonesia Tbk menjelaskan LUX sebagai brand yang memiliki visi untuk menginspirasi perempuan Indonesia untuk bisa bebas mengekspresikan diri dalam kampanye #STOPBeautyBullying #LUXBeraniCantik

“Bersama dengan ini, kami berharap semakin banyak perempuan Indonesia melawan social beauty bullying. There is no such thing as beauty standard, because every women is beautiful,” tutup Maulani.

Suarakan komitmenmu untuk #STOPBeautyBullying melalui microsite #LUXBeraniCantik yang bisa diakses di website LUX (www.lux.com) per tanggal 1 Agustus 2019.

○●○-o0o-○●○

PT Unilever Indonesia, Tbk

PT Unilever Indonesia Tbk telah beroperasi sejak tahun 1933 dan telah menjadi perusahaan Fast Moving Consumer Goods terdepan di pasar Indonesia. Unilever Indonesia memiliki 42 brand yang terbagi dalam 2 segmen usaha; Home & Personal Care (“HPC”) dan Foods & Refreshment (“F&R”). Unilever Indonesia telah ‘go public’ pada tahun 1982 dan saham-sahamnya tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Unilever berkomitmen tinggi untuk tetap melaju dan maju bersama Indonesia. Untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2019, penjualan bersih Unilever Indonesia mencapai Rp 21,5 triliun terdiri dari penjualan HPC dan F&R masing-masing sebesar Rp 14,8 triliun dan Rp 6,7 triliun. Sedangkan laba bersih Perseroan mencapai Rp 3,7 triliun.

Unilever memiliki sembilan pabrik yang berada di Cikarang dan Rungkut. Pada tahun 2016, seluruh pabriknya telah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Secara global, pada tahun 2010 Unilever meluncurkan Unilever Sustainable Living Plan, strategi untuk terus mengembangkan bisnisnya seraya mengurangi setengah dampak lingkungan yang ditimbulkan dan meningkatkan dampak sosial bagi masyarakat. USLP memiliki tiga tujuan utama:

  1. Meningkatkan kesehatan 1 milyar orang pada 2020
  2. Mengurangi setengah dari dampak lingkungan yang dihasilkan dari operasi bisnisnya pada 2030
  3. Meningkatkan penghidupan jutaan orang pada 2020

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai capaian USLP silahkan kunjungi: https://www.unilever.co.id/sustainable-living/ dan untuk informasi lainnya tentang Unilever Indonesia dan brand, silahkan kunjungi www.unilever.co.id dan aset sosial media kami, Twitter dan Instagram @UnileverIDN, Facebook Unilever ID dan Youtube Unilever Indonesia

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
PT Unilever Indonesia, Tbk. Verve – Wunderman Thompson
Adisty Nilasari Ananda Gabriella
Media Relations Manager Deputy Manager
Tel : +6221 8082 7000 Tel : +6221 2788 3788
Fax: +6221 8082 7002 Fax: +6221 2788 3789
E-mail: adisty.nilasari@unilever.com E-mail: ananda,gabriella@jwt.com

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here